Kamis, 24 Juli 2014

Bank vs Koperasi


Dijaman seperti sekarang ini bank memiliki banyak peranan penting, bahkan produk yang ditawarkannya pun sudah mulai beragam tidak hanya Tabungan, Giro dan Deposito saja. Bank yang pada dasarnya memiliki fungsi pembiayaan serta menghimpun dana. Pada dasarnya bank dapat memberikan kelancaran lalu lintas dalam pembayaran. Bank tidak hanya menawarkan jasa, banyak juga produk yang ditawarkan yg notabennya juga mampu memberikan profit terhadap suatu bank tersebut.

Sama halnya dengan bank, koperasi juga memiliki peranan penting dalam mensejahterakan masyarakatnya. Koperasi merupakan lembaga penyimpan dan penyalur dana juga namun tidak terlalu menonjol seperti bank yang lebih profit oriented, koperasi lebih menunjang kemakmuran anggotanya. Koperasi cenderung berkembang bila di daerah-daerah seperti pedesaan, keberadaan koperasi memicu masyarakat didaerah untuk menjadi anggotanya karena memiliki asas kekeluargaan yang menunjang masyarakat daerah lebih tertarik. Keberadaan koperasi hingga kini dirasa sangat membantu terlebih bagi kaum masyarakat yang tinggal di pedesaan, sedangkan di kota-kota besar keberadaan koperasi juga masih sangat membantu masyarakat hanya saja dijaman seperti ini bank jauh lebih menonjol dalam penawaran jasa dengan berbagai macam yang mampu menimbulkan profit lebih besar baik untuk bank itu sendiri atau untuk nasabahnya.

Nah, sekarang tinggal bagaimana kita bisa melihat mana yang benar-benar dibutuhkan dan mampu memberikan keuntungan tidak hanya bagi pihak lembaga tersebut namun juga bagi kita sebagai pemilik dana atau peminjam dana. Sebagai nasabah yang membutuhkan suatu lembaga seperti itu, kita harus mampu memilah-milih agar tidak terjebak dalam situasi yang tidak di inginkan.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 prisca arsani and Powered by Blogger.